Tukum, KIM – Pemerintah Desa Tukum terus berupaya meningkatkan ketahanan pangan dengan menggelar Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) di Balai Desa Tukum, Rabu (26/2/2025). Musyawarah ini dihadiri oleh jajaran pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), serta para pemangku kepentingan untuk membahas strategi pengelolaan Dana Desa dalam mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan.
Musdesus ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan kemandirian pangan di Desa Tukum, sejalan dengan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 2 Tahun 2024, yang mewajibkan alokasi minimal 20% Dana Desa untuk program ketahanan pangan berbasis potensi lokal.
Kepala Desa Tukum, Susanto (Cak Santo), menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, BPD, dan masyarakat dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berdaya saing.
"Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan, tetapi juga bagaimana kita memperkuat ekonomi petani dan masyarakat desa. Oleh karena itu, kita harus memiliki strategi yang tepat agar Dana Desa benar-benar bermanfaat bagi kesejahteraan warga," ujar Cak Santo.
Dalam musyawarah ini, disepakati pengoptimalan program Pengembangan Infrastruktur Pertanian Pembangunan irigas dan perbaikan jalan tani menjadi prioritas agar produksi pangan semakin lancar dan berkelanjutan.
Cak Santo optimis bahwa dengan semangat gotong royong, Desa Tukum bisa mencapai swasembada pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program ini. Jika petani sejahtera, desa akan kuat dan mandiri. Bersama, kita bisa mewujudkan Desa Tukum sebagai desa tangguh pangan," pungkasnya.
Musdesus ini diharapkan menjadi momentum penting bagi Desa Tukum dalam merancang kebijakan yang tidak hanya memastikan kecukupan pangan, tetapi juga membangun ekonomi berbasis pertanian yang berdaya saing di masa depan. (KIM Tukum Mandiri/Fe)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh