Tukum, KIM – Kepala Desa Tukum Susanto atau yang akrab disapa Cak Santo mengungkapkan bahwa kegiatan sosial kemasyarakatan Sanorah (Sadar Donor Darah) menjadi media untuk menciptakan harmoni desa.
Hal tersebut disampaikannya dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) yang digelar di Balai Desa Tukum, Kabupaten Lumajang, Jumat malam (24/1/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Sanorah menghadirkan berbagai aktivitas sosial, mulai dari aksi donor darah hingga kolaborasi seni antara musisi lokal dan penyandang disabilitas.
Menurut Cak Santo, kegiatan ini bukan hanya sebagai ajang sosial, tetapi juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan solidaritas di tengah masyarakat Desa Tukum.
"Sanorah bukan sekadar program, tetapi sudah menjadi identitas desa ini. Kolaborasi dengan Pertuni dalam merayakan HUT mereka ke-59 menunjukkan bahwa desa kita mampu menjadi ruang inklusif yang penuh harmoni," ujar Cak Santo.
Acara ini juga mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Ketua Karang Taruna Setya Bhakti, Zamroni, yang menyebut bahwa kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kepedulian masyarakat terhadap kelompok rentan, seperti penyandang disabilitas.
"Sanorah adalah wadah yang memupuk kebersamaan dan saling peduli. Kami bangga menjadi bagian dari acara ini," katanya.
Sementara itu, Ketua Pertuni Kabupaten Lumajang, Arif Fajar Taruna menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan dari Pemerintah Desa Tukum.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk menciptakan desa yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.
Selain aksi sosial, kegiatan ini juga diwarnai dengan hiburan musik akustik yang dibawakan oleh musisi lokal dan penyandang disabilitas, menciptakan suasana yang penuh keakraban dan keharmonisan.
Melalui kegiatan ini, Desa Tukum semakin menegaskan komitmennya sebagai desa yang menjunjung tinggi nilai sosial kemasyarakatan dan keharmonisan antarwarga. (KIM Tukum Mandiri/Fu)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh