Tukum, KIM – Dalam semangat inklusi dan penghormatan terhadap keberagaman, Lumajang akan memperingati Hari Disabilitas Internasional 2024 dengan serangkaian acara penuh inspirasi di Balai Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang pada 22 Desember 2024 mendatang.
Saat dimintai keterangan di sela kegiatannya, Selasa (10/12/2024), Wakil Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Lumajang, Saiful menerangkan, bahwa acara tersebut sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi Lumajang ke-769 dan Hari Ibu, menghadirkan suasana kebersamaan serta dukungan terhadap para penyandang disabilitas di Kabupaten Lumajang.
Bazar Serbu: Mendukung Karya dan Kreativitas Lokal
Acara akan dimulai sejak pagi dengan kegiatan Bazar Serbu, yang dirancang untuk mengapresiasi hasil karya komunitas disabilitas dan memperkenalkan produk lokal. Beberapa kegiatan menarik yang akan digelar, antara lain:
Bazar Karya Disabilitas, tempat berbagai produk kreatif hasil tangan para penyandang disabilitas dipamerkan dan dijual.
Bazar Serba Seribu, menawarkan sayur mayur segar dengan harga terjangkau, mendukung gerakan pangan lokal.
Pijat Disabilitas Netra, layanan unik dari terapis penyandang disabilitas netra yang dilakukan dengan sistem pembayaran sukarela.
“Kegiatan bazar ini berlangsung mulai pukul 06.00 hingga 08.30 WIB, menjadi momen istimewa untuk mendukung pemberdayaan ekonomi inklusif,” terang dia.
Semarak Kreativitas Disabilitas: Unjuk Bakat dan Prestasi
Selanjutnya, pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Semarak Kreativitas Disabilitas yang akan menjadi panggung bagi para penyandang disabilitas untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka. Rangkaian kegiatan ini meliputi:
Ceremonial Hari Disabilitas Internasional, sebagai simbol perayaan kesetaraan dan inklusi sosial.
Unjuk Kreativitas Disabilitas, menampilkan berbagai seni seperti seni lukis, kerajinan tangan, hingga pertunjukan unik yang menggugah.
Seni Tari dan Musik ALISTA, menyuguhkan penampilan tari dan musik yang menyentuh hati, menggambarkan semangat dan kebersamaan tanpa batas.
Ajakan untuk Hadir dan Mendukung
Sementara itu, Kepala Desa Tukum Susanto (Cak Santo) mengungkapkan, bahwa acara tersebut tidak hanya dirancang untuk menghibur, tetapi juga sebagai sarana edukasi dan inspirasi, mengajak masyarakat untuk lebih memahami, menghormati, dan mendukung peran disabilitas dalam kehidupan bermasyarakat.
“Dengan hadirnya kegiatan ini, Pemerintah Desa Tukum ingin menunjukkan bahwa disabilitas bukanlah halangan untuk berkarya dan berkontribusi. Semangat inklusi dan keberagaman adalah kunci untuk menciptakan Lumajang yang lebih ramah dan berdaya. Mari bergabung dan menjadi bagian dari perayaan bermakna ini,” ungkapnya. (KIM Tukum Mandiri/Fu)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh