INFO DESA

Harmoni Kemanusiaan Tanpa Sekat: Duet Inspiratif Cak Santo dan Zamroni di SANORAH
19 November 2024   111 kali

Tukum, KIM – Dalam suasana penuh kebersamaan, kegiatan sosial SANORAH (Sadar Donor Darah) yang diadakan oleh Karang Taruna Setya Bhakti Desa Tukum pada Senin (18/11/2024) malam mencatatkan momen yang begitu menginspirasi. Penampilan duet Kepala Desa Tukum Susanto (Cak Santo) bersama Zamroni, musisi berbakat penyandang disabilitas netra, menyampaikan pesan kuat tentang harmoni kemanusiaan tanpa sekat.

Kolaborasi tersebut tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga simbol penghargaan terhadap keberagaman. Zamroni menunjukkan kepiawaiannya memainkan gitar, seruling, dan bernyanyi, membuktikan bahwa keterbatasan fisik bukanlah penghalang untuk berkarya. Sementara itu, Cak Santo dengan suara dan semangatnya menambah kekuatan pada penampilan yang disambut antusias oleh para peserta.

“Saya sangat mengapresiasi semangat dan bakat luar biasa Zamroni. Inklusi sosial adalah salah satu prioritas kami di Desa Tukum. Lewat momen ini, saya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mendukung satu sama lain tanpa memandang perbedaan,” ujar Cak Santo dengan penuh semangat.

Penampilan tersebut menjadi sorotan acara malam itu, menciptakan suasana yang menyentuh hati dan memotivasi banyak pihak. Dari anak muda hingga tokoh masyarakat senior, semua hadir untuk memberikan dukungan moral, memperkuat pesan bahwa inklusi dan keberagaman adalah kekuatan utama dalam masyarakat.

“Saya merasa diterima dengan sangat baik di sini. Kolaborasi ini adalah pengalaman luar biasa bagi saya, dan saya berharap ini menjadi inspirasi bagi semua untuk saling mendukung,” ucap Zamroni, tersenyum penuh kebahagiaan.

SANORAH tidak hanya menjadi ajang donor darah, yang berhasil mengumpulkan kantong darah, tetapi juga menjadi platform untuk menyampaikan nilai-nilai kemanusiaan. Melalui seni, kegiatan ini membuktikan bahwa perbedaan bukanlah batas, melainkan kekuatan untuk menciptakan harmoni.

Kehadiran Cak Santo sebagai pemimpin yang aktif mendukung inklusi sosial melalui seni menjadi teladan nyata. Momen seperti ini mengingatkan kita semua bahwa masyarakat yang saling menghormati dan mendukung, tanpa memandang latar belakang atau kondisi fisik, adalah fondasi bagi perubahan yang positif.

Kolaborasi inspiratif ini menjadi bukti bahwa harmoni kemanusiaan dapat dirayakan melalui musik, seni, dan solidaritas sosial. Desa Tukum memberikan contoh bahwa persatuan dalam keberagaman adalah kunci menuju kehidupan yang lebih baik. (Humas Katar/KIM Tukum Mandiri/Fu)

Kembali
PENCARIAN
INFO POPULER