Tukum, KIM – Desa Tukum kembali menegaskan komitmennya terhadap inklusi sosial melalui acara SANORAH (Sadar Donor Darah), yang digelar oleh Karang Taruna Setya Bhakti pada Senin malam (18/11/2024). Acara ini tidak hanya menjadi ajang solidaritas donor darah, tetapi juga ruang untuk merayakan keberagaman dan pemberdayaan penyandang disabilitas.
Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Provinsi Jawa Timur, Ali Muslimin yang hadir sebagai tamu kehormatan, memberikan apresiasi atas langkah progresif Desa Tukum.
“Memberikan ruang kepada penyandang disabilitas seperti Zamroni untuk tampil adalah bentuk nyata dari pemberdayaan. Ini bukan hanya soal seni, tapi soal menghargai potensi yang dimiliki oleh semua individu tanpa terkecuali,” ujar Ali.
Sorotan utama acara ini adalah penampilan musik akustik oleh Zamroni, seorang musisi berbakat penyandang disabilitas netra, yang berkolaborasi dengan Kepala Desa Tukum Susanto (Cak Santo). Kolaborasi tersebut menjadi simbol kuat bagaimana sebuah komunitas dapat menghargai dan mendukung keberagaman.
Dalam sambutannya, Cak Santo menegaskan pentingnya peran penyandang disabilitas dalam pembangunan masyarakat yang inklusif.
“Kami ingin memastikan bahwa semua warga, termasuk penyandang disabilitas, merasa dihargai dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi. Acara ini adalah bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan kami,” katanya.
Acara ini menjadi lebih istimewa dengan keterlibatan banyak kalangan masyarakat, mulai dari pemuda hingga tokoh senior desa, yang memberikan dukungan moril kepada para peserta. Musik akustik yang dibawakan Zamroni dan Cak Santo tidak hanya menghibur, tetapi juga menyampaikan pesan mendalam tentang harmoni sosial. (Humas Katar/KIM Tukum Mandiri/Zizah)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh