Tukum, KIM – Menyambut Hari Ulang Tahun ke-79 Republik Indonesia, Desa Tukum akan menggelar Turnamen Sepak Bola Jago Kapuk antar RW. Turnamen tersebut khusus untuk warga Desa Tukum dengan syarat peserta harus berusia minimal 40 tahun pada tahun 2024.
Saat dimintai keterangan di sela kesibukannya, Kamis (1/8/2024), Koordinator turnamen, Andik Supratman menjelaskan bahwa setiap RW dapat mengirim satu tim laki-laki.
"Setiap tim harus terdiri dari warga Desa Tukum yang dibuktikan dengan KTP asli saat pendaftaran. Jumlah pemain inti dalam setiap tim adalah 9 orang dengan 6 orang cadangan. Minimal dalam pertandingan harus ada 7 pemain, jika kurang dianggap kalah WO," jelas dia.
Pendaftaran dilakukan pada tanggal 29 Juli 2024 lalu di Balai Desa Tukum pukul 19.00 WIB, bertepatan dengan Technical Meeting.
"Kami mengundang perwakilan dari setiap RW untuk hadir pada Technical Meeting untuk mendaftar dan mendapatkan informasi lebih lanjut," terangnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pertandingan akan dilaksanakan pada 11 Agustus 2024 mendatang mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Lapangan Bayern Munder Desa Tukum. Waktu pertandingan adalah 2 x 15 menit dengan istirahat 5 menit. Jika pertandingan berakhir imbang, akan dilanjutkan dengan adu penalti untuk menentukan tim yang lolos ke fase berikutnya.
Ketentuan Pertandingan:
Detail Hadiah:
Juara 1: Trofi + Rp500.000
Juara 2: Trofi + Rp400.000
Juara 3: Trofi + Rp300.000
Andik Supratman berharap partisipasi aktif dari seluruh warga Desa Tukum untuk menyukseskan turnamen tersebut.
"Turnamen ini adalah ajang untuk merayakan HUT RI ke-79 dengan semangat sportivitas dan kebersamaan. Kami berharap semua RW dapat berpartisipasi dan menjunjung tinggi fair play," pungkasnya Andik.
Untuk informasi lebih lanjut dan pendaftaran, warga dapat menghubungi Andik Supratman di nomor 0813-5825-8456. Mari kita bersama-sama merayakan kemerdekaan dengan semangat dan kegembiraan melalui turnamen sepak bola ini. (KIM Tukum Mandiri/Rul)
KembaliCopyright © 2020 Diskominfo Kab. Lumajang - Dibuat dengan penuh