INFO DESA

Iduladha sebagai Simbol Toleransi, Warga Non-Muslim di Desa Tukum Ikut Terima Daging Kurban
18 Juni 2024   90 kali

Tukum, KIM - Iduladha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Kurban, dirayakan oleh umat Muslim di seluruh dunia dengan penyembelihan hewan kurban sebagai bentuk ibadah dan ungkapan syukur. Dalam tradisi ini, sepertiga dari daging kurban yang sudah disembelih bisa dikonsumsi oleh keluarga yang berkurban, sementara sisanya disedekahkan atau dibagikan kepada orang lain.

Di Dusun Krajan Desa Tukum Kecamatan Tekung Kabupaten Lumajang, Jawa Timur perayaan Iduladha tahun ini membawa kebahagiaan tersendiri tidak hanya bagi umat Muslim, tetapi juga bagi warga non-Muslim. Bima, seorang warga non-Muslim berusia 40 tahun, mengungkapkan rasa senangnya telah memperoleh daging kurban setiap perayaan Iduladha.

"Setiap tahun saya selalu mendapat bagian daging kurban. Hal ini sangat berarti bagi kami, dan saya merasa senang serta terharu melihat tingginya toleransi antarwarga di sini," ujar Bima.

Sementara itu, Ketua RT 025 RW 008 Desa Tukum Joko Sri Mardiyanto menerangkan, bahwa pembagian daging kurban kepada warga non-Muslim adalah bentuk nyata dari semangat berbagi dan toleransi yang dijunjung tinggi oleh masyarakat setempat.

"Iduladha bukan hanya tentang ritual keagamaan, tetapi juga tentang pengorbanan, ketulusan, dan belajar berbagi satu sama lain. Kami ingin semua warga, termasuk yang non-Muslim, turut merasakan kehangatan perayaan ini," terang Joko.

Menurutnya, momentum Iduladha di Dusun Krajan Desa Tukum ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai toleransi dan kebersamaan masih sangat kuat terjaga. Dengan semangat berbagi dan menghormati satu sama lain, perayaan Iduladha menjadi lebih bermakna, membawa kebahagiaan bagi semua kalangan tanpa memandang latar belakang agama. (KIM Tukum Mandiri/Rul)

Kembali
PENCARIAN
INFO POPULER